Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-10-2018

NEWS UPDATE

Ada Puncak Aher di Geopark Ciletuh

AL | Selasa,17 Apr 2018 - 11:02:46 WIB

Kawasan Taman Bumi (Geopark) Ciletuh, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.foto.ist

Bandung, CityPost - Salah satu puncak di Kawasan Taman Bumi (Geopark) Ciletuh, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi diberi nama Puncak Aher oleh warga setempat. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher mengaku kaget dengan penamaan itu.

"Kemarin saya kunjungan kerja ke Geopark Ciletuh dan saya kaget karena ada salah satu puncak diberi nama Puncak Aher, dan itu warga setempat yang memberikan nama karena saya pernah ke sana dan difoto di sana," katanya di Bandung, Senin (16/4/18).

Aher menuturkan, Puncak yang serupa dengan namanya itu bisa diakses lewat arah masuk ke Geopark Ciletuh dari Pal Tiga, Kabupaten Sukabumi.

"Itu kan ada tiga arah menuju Geopark Ciletuh, pertama dari Waluran, kedua arah Palabuhanratu, dan ketiga arah dari Pal Tiga," jelasnya.

Aher menambahkan, dari arah Pantai Parangpang ke Pal Tiga itu ada beberapa puncak yang digunakan untuk paralayang. 

"Nah, gara-gara gubernur ke situ dan difoto di situ dinamai Puncak Aher," ungkapnya.

Aher juga mengaku bangga karena Geopark Ciletuh-Palabuhanratu resmi ditetapkan menjadi bagian dari jaringan geopark dunia atau UNESCO Global Geopark (UGG) dan ini merupakan sejarah baru bagi dunia pariwisata di Jawa Barat. Sebagaimana diketahui, selain Geopark Ciletuh, UNESCO juga mengesahkan 12 geopark dari 11 negara sebagai UGG, dan pengesahan itu disampaikan dalam sidang Executive Board Unesco ke-204, Komisi Programme and External Relations, Kamis (12/4) lalu di Paris, Prancis. Kabar itu diketahuinya dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi Budiman selaku perwakilan Jawa Barat pada sidang tersebut.

Dua hari lalu kami dapat kabar dari Sidang UNESCO di Paris, Prancis. UNESCO sudah bersepakat menetapkan beberapa geopark di dunia, dua di antaranya dari Indonesia, yaitu Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, dan yang kedua Geopark Rinjani di NTB," tuturnya.

Menurut Aher, proses penetapan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu menjadi jaringan UGG termasuk cepat, biasanya dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk ditetapkan sebagai UGG setelah penetapan geopark nasional.

"Tiga tahun lalu Geopark Ciletuh-Palabuhanratu ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Pemerintah Pusat dan langsung kami ajukan ke UNESCO sebagai UGG. Ternyata, Alhamdulillah diterima," katanya.  (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar