Jakarta, Indonesia | Tuesday, 11-12-2018

NEWS UPDATE

DP Hortikultura Apresiasi Pertanian Sulteng

Hen | Kamis,23 Agus 2018 - 00:11:15 WIB

Salah satu contoh pertanian organik di Desa Sidera, Sulawesi Tengah. (ist)

Sulawesi Tengah, CityPost – Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah sentra produksi pertanian, termasuk didalamnya hortikultura di Indonesia, sehingga Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi turut memberi apresiasi terhadap kelompok tani dan pembinanya, dan juga kepada Bupati/Walikota karena bisa menghasilkan produk pertanian bermutu, aman konsumsi dan ramah lingkungan.

“Pemprov Sulawesi Tengah mendukung penuh peningkatan daya saing produk pertanian khusus hortikultura. Hal ini dilakukan, mengingat semakin terbukanya pasar global dan kesadaran masyarakat akan produk yang bermutu, aman konsumsi dan ramah lingkungan, sehingga kebutuhan akan produk tersebut meningkat", ujar Asisten II  Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Bunga Elim Somba dalam acara Penganugerahan Daya Saing Produk Pertanian Sulteng di Palu, Kamis (23/8).

Acara ini dihadiri oleh Direktur Perlindungan Hortikultura Kementan, Sriwijayanti Yusuf, pihak Hotel, Restoran, Rumah Sakit dan utusan kelompok tani.

Bunga Elim Somba menyatakan, pemerintah Provinsi Sulteng akan terus mendukung penerapan sistem jaminan mutu dalam menghasilkan produk pertanian,  dimaksudkan agar konsumen mendapatkan produk yang bermutu dan aman konsumsi, ucapnya.

Sementara itu, Direktur Perlindungan Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Sriwijayanti Yusuf, memberikan apresiasi kepada pemerintah Provinsi Sulteng yang sudah memberikan dukungan dalam pengembangan produk pertanian yang bermutu dan berdaya saing.

Ia pun memberikan penghargaan kepada kelompok tani yang sudah menerapkan sistem jaminan mutu dalam penyediaan produk pertanian khususnya hortikultura.

Lebih lanjut, Sriwijayanti Yusuf mengatakan, dukungan Pemda yang kuat diharapkan akan semakin banyak petani yang mau dan mampu menerapkan sistem jaminan mutu dalam menyediakan produk pangan yang aman konsumsi, aman untuk produsen dan menjaga keamanan lingkungan.

Untuk itu, Sriwijayanti menyampaikan bahwa upaya menggenjot peningkatan produksi komoditas yang memiliki daya saing tinggi, tahun Anggaran 2018, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian mengembangkan 250 desa organik dari dana APBN, lima desa organik diantaranya ada di Provinsi Sulawesi Tengah, ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah, Trie Iriany Lamakampali menyampaikan bahwa wilayahnya terdapat tujuh kabupaten yang mengembangkan pertanian organik yaitu Kabupaten Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Tojo Unauna, Banggai, Poso dan Kota Palu. Kemudian terdapat 37 Kelompok Tani yang bersertifikat organik atau prima 3, katanya.

Pada rangkaian acara ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara kelompok tani yang akan mensuplai produk organik dengan Rumah Sakit, Hotel dan Restoran yang akan menyerap produk tersebut. (Hen/ist-berkam,dino spb)



Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar