Jakarta, Indonesia | Tuesday, 25-09-2018

NEWS UPDATE

Eks Karyawan Apple Dituding Curi Data Rahasia Perusahaan

RWS | Kamis,12 Jul 2018 - 14:49:32 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

CityPost – Mantan karyawan Apple saat ini dituding mencuri data atau file rahasia perusahaan. Pelaku  yang bernama Xiaolang Zhang didakwa dengan tuduhan pencurian papan sirkuit dan server komputer dari laboratorium mobil self driving cupertino.

Kabarnya Zhang kedapatan mencuri rahasia dagang Apple dan mengunduh blue print setebal 25 halaman untuk papan sirkuit mobil tanpa pengemudi. Selain itu Zhang juga dilaporkan atas aksinya mengunduh sejumlah manual dan laporan teknis kedalam komputer istrinya.

Dikabarkan, Zhang sendiri sudah mengakui bahwa dia mengunduh file mobil tanpa pengemudi dari Apple, bahkan dia masih bisa mengakses file tersebut kendati tercatat sebagai mantan pegawai.

Zhang juga ditengarai telah mencuri perangkat keras dari dalam laboratorium perusahaan. Hal itu kabarnya dilakukan demi mendapatkan jabatan yang bagus diperusahaan. Diketahui, Zhang sendiri bekerja merancang dan menguji papan sirkuit untuk menganalisis data sensor di Apple, dia ingin mengetahui rahasia dari pengembangan teknologi mobil tanpa pengemudi.

Setelah itu terjadi, Zhang lalu mengundurkan diri dari Apple dan mengatakan ingin menetap di China. Sayangnya perusahaan Appel mengetahui kalau Zhang sudah bekerja di perusahaan baru industri mobil EV Lokal Xiaopeng Motors setelah kembalid ari cutinya.

Setelah pejabat tinggi Apple mengetahui hal itu, mereka lantas melaporkan Zhang kepihak kepolisian setempat dengan tuduhan pencurian.

Dikatakan, sebelumnya pihak Apple mengetahui sesuatu yang mencurigakan dari Zhang pasalnya ada peningkatan aktivitas jaringan. Perusahaan kemudian menemukan fakta bahwa Zhang ternyata tidak berada di China sesuai dengan catatan cuti. Zhang kemudian berhasil ditangkap pada 7 Juli lalu di Bandara San Jose saat hendak pergi ke China.

“Kami bekerjasama dengan pihak berwenang untuk kasus ini. Siapapun individu yang terlibat akan bertanggungjawab,” tegas Apple dalam keterangan tertulisnya. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar