Jakarta, Indonesia | Monday, 28-05-2018

NEWS UPDATE

ITS Dirikan Galangan Kapal Kayu

AL | Selasa,17 Apr 2018 - 09:46:54 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Surabaya, CityPost - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya segera mendirikan galangan kapal kayu sebagai pusat studi pendidikan setelah terwujud kerja sama dengan salah satu pusat studi budaya maritim Spanyol, Albaola Itsas Kultur Faktoria pada November 2017 lalu.

Dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS, Daniel M Rosyid di Surabaya mengatakan, pembangunan galangan itu ditargetkan selesai pada tahun 2020.

"Sebagai negara maritim yang memiliki luas lautan lebih besar dari daratannya, Indonesia sangat perlu untuk mendirikan pusat produksi kapalnya sendiri," ujarnya di Surabaya, Selasa (17/4/18).

Daniel menceritakan, pada tahun 2011 lalu, ITS sempat berkunjung ke Albaola Itsas Kultur Faktoria di Spanyol, saat ini ITS berencana melanjutkan kerja sama yang dijalin dengan mengirim lima mahasiswanya untuk magang di tempat itu.

Bahkan, UNESCO memberikan kepercayaan kepada Albaola untuk membangun replika penuh dari San Juan, sebuah kapal kayu pemburu ikan paus yang dibangun di daerah Basques pada tahun 1560-an. Dahulu, kapal itu digunakan untuk berlayar melintasi Atlantik hingga Kanada, sampai akhirnya tenggelam di perairan Red Bay, Labrador.

Kemudian, Albaola dinobatkan sebagai pusat pengembangan budaya maritim kelas dunia yang mendidik pemudanya dengan berbagai keterampilan kemaritiman, seperti `boat building`, `rowing` dan `sailing`.

"Dengan mengirim mahasiswa kami ke sana, kami berharap bisa mengetahui model bisnis seperti apa yang mereka kembangkan untuk kemudian diterapkan di Indonesia," kata Daniel.

Selelah galangan kapal milik ITS selesai dibangun, Daniel berharap industri pembuatan kapal kayu di Indonesia akan membaik.

"Perahu kayu nelayan yang selama ini hanya dikerjakan oleh pengrajin, nantinya akan mendapat sentuhan engineer," ujarnya.

Menurut Daniel, adanya perahu kayu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi beberapa sektor pariwisata pantai di Indonesia. Contohnya di Raja Ampat, di sini terdapat kapal kayu yang menjadi ciri khas tersendiri. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar