Jakarta, Indonesia | Monday, 19-11-2018

NEWS UPDATE

Masalah Kepemilikan Freeport Indonesia Segera Diselesaikan

AL | Kamis,12 Jul 2018 - 15:13:19 WIB

Tambang Grasberg di Mimika, Papua yang dikelola PT Freeport Indonesia.foto.ist

Jakarta, CityPost - Pemerintah akan segera menyelesaikan permasalahan terkait kepemilikan PT Freeport Indonesia melalui penandatanganan "Head of Agreement. (HoA) yang akan digelar di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/7/18) hari ini. Recananya, acara ini akan dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, serta perwakilan dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Freeport Indonesia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno menyebutkan bahwa Inalum telah mendapatkan pinjaman terkait pengambilalihan saham PT Freeport Indonesia dengan jumlah komitmen dari pinjaman tersebut mencapai 5,2 miliar dolar AS.

"Laporannya dari Pak Budi (Dirut Inalum Budi Gunadi Sadikin) bahwa komitmennya sudah sampai 5,2 miliar dolar AS kita sudah dapat. Tetapi kita tidak pakai semua, karena nilainya tidak segitu," katanya etika ditemui di Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Rabu (11/7/18).

Presiden Joko Widodo juga tekah menyampaikam bahwa proses negosiasi dalam akuisisi saham Freeport selama ini tidak mudah

Inilah 3,5 tahun yang kita usahakan sangat alot, jangan dipikir mudah, dan begitu sangat intens sekali dalam 1,5 tahun ini," ujar ya saat ditemui setelah acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71, Kamis (12/7/18).
 
Presiden juga mengapresiasi ketika ada laporan bahwa holding industri pertambangan Inalum telah berhasil mencapai kesepakatan awal dengan Freeport.<br />

"Pengolahan untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen, dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah," katanya

Sebagaimana diketahui, Freeport Indonesia telah mengelola tambang emas di Papua selama hampir 50 tahun dengan porsi kepemilikan saham mayoritas. Karena itulah, Presiden menegaskan akuisisi Freeport merupakan sebuah lompatan yang diharapkan nantinya berdampak positif bagi Indonesia secara lebih luas dari sisi pendapatan, pajak, royalti, dividen, hingga retribusi sehingga nilai tambah komoditas tambang bisa dinikmati seluruh masyarakat. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar