Jakarta, Indonesia | Tuesday, 11-12-2018

NEWS UPDATE

Satu Keluarga di Makassar Tewas Terbakar

AL | Senin,06 Agus 2018 - 11:14:01 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Makassar, CityPost - Satu keluarga tewas akibat terjebak 1 jam di rumahnya yang terbakar pada Senin pukul 03.15 WITA. Rumah itu berlokasi di Jalan Tinumbu lorong 166 B, Tallo, Makassar, Sulawasi Selatan,

Enam korban terdiri atas tiga laki-laki dan tiga perempuan yang merupakan, kakek, nenek, anak, dan cucu. Mereka adalah, H. Sanusi (70), Hj. Bondeng (65), Hj. Musdalifa (30), Fahril (22), Namira (19), dan Hijas (2,5). 

Dari informasi yang dihimpun Antara, dgaan sementara, api bersumber dari korsleting tiang listrik yang berada di depan rumah korban dan merambat masuk ke dalam rumah. Berdasarkan keterangan warga sekitar, api makin membesar dan terus membakar rumah korban, lalu api menyambar ke rumah tetangga, satu di sebelah kiri dan tiga di sebelah kanan.

Rumah korban memang menyimpan kardus penyimpan ikan dan material mudah terbakar, kaerana pemilik rumah merupakan salah satu juragan ikan di Pelabuhan Paotere. Sedangkan rumah tentangga sebelah kanannya membuka usaha butik.

Subuh tadi, para warga sempat terdengar suara meminta tolong, bahkan almarhum Fahril yang disapa akrab Desta itu berusaha keluar dari rumahnya. Namun, pintu pagar besi rumah terkunci gembok dan kuncinya tidak diketahui keberadaannya, korban panik dan terus mencari tempat aman. Desta tudak mampu bebuat banyak karena api semakin membesar dan akhirnya ia tewas.

Tim pemadam kebakaran berhasil menguasai pada pukul 05.00 WITA, meraka langsung mencari jasad para korban setelah warga mengatakan ada orang di dalam. Kepala Bidang Operasional Pemadam Damkar Makassar Hasanuddin menyebutkan jumlah kendaraan damkar yang diturunkan sebanyak 10 unit, termasuk tim Rescue atau penyelamat

Dua jenazah ditemukan di lantai dasar yang berdekatan dengan kamar mandi dalam posisi tengkurap, lalu dievakuasi dengan kantong mayat untuk dibawa ke rumah sakit terdekat oleh mobil patroli polisi.

Saat matahari mulai terbit, tim pemadam bersama anggota polisi menemukan tiga korban yang berada di lantai dua. Awalnya 

Desta dikabarkan selamat. Namun, saat pencarian ulang, jasadnya yang terakhir ditemukan lantai dasar dan tertimbun reruntuhan. Kapolsek Tallo Kompol Amrin menyebutkan jumlah korban jiwa dsalam kotab ini ada enam orang.

"Semua korban dibawa ke rumah sakit, sementara tim inafis masih akan menyelidiki penyebab dari kebakaran itu," ujar kata Amrin di tempat kejadian perkara. (red/ist) 


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar