Jakarta, Indonesia | Sunday, 08-12-2019

NEWS UPDATE

Kantung Plastik Akan Kembali Berbayar RP 200

RWS | Minggu,03 Mar 2019 - 11:54:20 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Upaya pemerintah dalam mengurangi konsumsi sampah plastik kabarnya akan dilakukan dengan penerapan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) yang akan dimulai secara bertahap.

Langkah-langkah itu saat ini mendapatkan dukungan dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Ketua Umum Aprindo, Roy Mandey mengatakan pihaknya bakal turut serta dengan aktif berkontribusi terhadap masalah konsumsi plastik. Konseumen yang ingin menggunakan kantong plastik sekali pakai atau kresek akan dikenakan biaya tambahan sebesar minimal Rp. 200 per lembarnya.

“Konsumen akan kita sarankan untuk menggunakan tas belanja pakai ulang yang juga disediakan disetiap gerai ritel modern,” terang Roy melalui keterangan resminya pada Jumat (1/3) lalu.

Aprindo sendiri ditengarai mendukung salah satu visi pemerintah pada 2025 yakni Indonesia bisa mengurangi 30 persen sampah dan menangani sampah sebesar 70 persen, termasuk sampah palstik. Seperti yang dilansir melalui vivanews.

“Ini adalah langkah nyata dari peritel modern untuk mengajak masyarakat agar menjadi lebih bijak dalam menggunakan kantong belanja plastik, sekaligus menanggulangi dampak negatif lingkungan akibat sampah plastik di Indonesia,” tukasnya.

Nantinya, menurut Roy, sosialisasi kantong plastik berbayar akan diumumkan melalui poster  yang ada digerai-gerai modern dan melalui media sosial serta ajakan dari kasir. Kantung belanja plastik yang kini menjadi barang dagangan itu juga akan memberikan kontribusi kepada negara berupa pajak pertambahan nilai (PPN).

Diketahui, penerapan kantong plastik berbayar akan dilakukan secara bertahap dan dimulai sejak Jumat (1/3) lalu yang akan diterapkan digerai-gerai perbelanjaan modern. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar