Jakarta, Indonesia | Sunday, 08-12-2019

NEWS UPDATE

Rektor Unja: Utamakan Persatuan dan NKRI

AL | Jumat,24 Mei 2019 - 21:34:34 WIB

Rektor Universitas Jambi Johni Najwan.foto.ist

Jambi, CityPost - Rektor Universitas Jambi (Unja) yang juga Wakil Ketua Badan Kerja Sama Rektor PTN Wilayah Barat, Johni Najwan menyatakan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat adalah hal yang dilindungi oleh konstitusi termasuk dalam menyampaikan aspirasi namun tetap mengutamakan persatuan dan menjaga NKRI. Menurut Johni, penyampaian aspirasi melalui aksi yang tidak anarkis juga diperbolehkan dalam undang-undang namun ada jalur yang lebih tepat adalah melalui konstitusi.

"Penyampaian aspirasi melalui cara demonstrasi tertib itu diperbolehkan oleh undang undang, namun ada cara yang jauh lebih tepat dalam penyelesaian masalah Pemilu ini yakni melalui jalur konstitusi, regulasi yang ada di negara kita," kata Johni di Jambi, Jum`at (24/5).

Johni yang juga pakar perbandingan hukum tersebut menyerukan persatuan dalam menyikapi insiden aksi massa yang berbuntut kericuhan yang terjadi di Jakarta. Johni meminta agar semua pihak untuk menahan diri dan kembali menyerahkan proses demokrasi dalam hal ini Pemilu 2019 berproses sesuai dengan mekanisme dan tahapan yang ada. Termasuk kesempatan untuk melakukan gugatan sengketa Pemilu atau Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sangat disayangkan bila perjuangan yang dilakukan masyarakat Indonesia melalui Pemilu 2019 lalu diwarnai kekerasan. Maka hentikan dan jangan ada kekerasan dalam penyelesaian masalah ini. Semua harus menahan diri, ikuti mekanisme yang ada dan itu akan lebih menyelesaikan masalah," ujarnya.

Selain itu, Johni juga menghimbau kepada massa untuk tidak terpancing dan terprovokasi. Di sisi lain aparat keamanan juga harus dapat menahan diri dan mengawal serta mengamankan penyampaian aspirasi itu dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dan peraturan perundang-undangan, ia mengaku prihatin atas kejadian yang terjadi di Jakarta yang seharusnya tidak perlu terjadi. 

Johni juga mengapresiasi aparat kepolisian dan TNI yang telah melakukan tugasnya di lapangan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan sebaliknya. Tak lupa, Johni mengimbau masyarakat untuk dapat menyikapi dengan bijak dan menghormati proses hukum dalam penyelesaian masalah Pemilu 2019 kepada lembaga yang berwenang dalam penyelesaian sengketa Pemilu. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar