Jakarta, Indonesia | Saturday, 24-08-2019

NEWS UPDATE

Sulteng Siap Gelar Festival Danau Poso ke 21

AL | Selasa,16 Jul 2019 - 23:26:47 WIB

Danau Poso di Sulawesi Tengah.foto.ist

Palu, CityPost - Festival Danau Poso (FPD) ke-21 dijadwalkan berlangsung di Kota Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 26-31 Agustus 2019. FDP merupakan ajang untuk mempromosikan pariwisata di Sulteng. Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) mendukung sepenuhnya pelaksanaan FDP.

Menurut Kepala Balai Besar TNLL, Jusman, mengatakan FDP sangat penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara di Sulteng khususnya ke TNLL. 
 
"Sulteng memiliki banyak objek wisata menarik yang berpotensi besar menarik lebih banyak kunjungan wisatawan mancanegara seperti Danau Poso, Taman Laut Kepulauan Togean, dan TNLL," katanya kepada awak media di Palu, Sulawesi Tengah.

Objek wisata Danau Poso berada telah ditetapkan UNESCO sebagai cagar biosfer dunia pada 1977. Jusman menuturkan, FDP yang digelar setiap tahun telah memberikan kontribusi besar dalam kunjungan wisatawan dan perolehan devisa negara. Karena itulah, FDP harus didukung oleh semua pihak, termasuk masyarakat yang ada di sekitar lokasi wisata karena akan banyak memberikan manfaat ekonomi. 

"Masyarakat bisa menyediakan dan menjual berbagai produk baik makanan atau minuman serta hasil kerajinan khas daerah," ujarnya.

Balai Besar TNLL juga akan membentuk paguyuban untuk mendukung kegiatan mendaki gunung di TNLL. Jusman mengatakan, selama ini pengunjung TNLL tertumpuk pada satu lokasi objek wisata saja yaitu Danau Tambing. Padahal ada beberapa objek wisata lainnya yang cukup menarik yaitu mendaki gunung.

Ada dua objek wisata mendaki gunung di kawasan TNLL, yaitu Gunung Lorekamtimbu di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso dan Gunung Nokilalaki di Desa Tongoa, Kabupaten Sigi. Menurut Jusman, wsata mendaki ini belum dikelola dengan baik. Karena itu pihaknya telah menata dengan membentuk paguyuban pendaki gunung yang melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat.

"Paguyuban ini akan membantu kelancaran, kenyamanan, dan keamanan para pendaki gunung," katanya. (red/ist)




Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar