Jakarta, Indonesia | Saturday, 24-08-2019

NEWS UPDATE

Danau Tambing Dibenahi Jadi Wisata Edukasi

AL | Selasa,16 Jul 2019 - 23:52:41 WIB

Danau Tambing di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.foto.ist

Palu, CityPost - Balai Taman Nasional Lore Lindu (BTNL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH) terus membenahi Rano Kalimpa`a atau lebih dikenal dengan Danau Tambing menjadi salah satu lokasi wisata edukasi untuk masyarakat dalam dan luar negeri.

"Danau Tambing adalah salah satu tempat wisata di dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang setiap akhir pekan atau hari libur selalu dipadati pengunjung," kat Kepala BTNL Jusman saat ditemui awak media di Palu, Senin (15/7).

Karena jumlah pengunjung terus meningkat, BTNL terus berupaya membenahinya agar pengunjung lebih puas menikmati keindahan alam dengan fasilitas yang lebih memadai. Bahkan, pihak Balai TNLL akan membuat wisata yang kerap dijadikan sebagai tempat berkemah bagi para pencinta wisata alam terbuka ini menjadi wisata yang bisa mengedukasi pengunjung untuk mencintai alam dan melestarikannya. Selain keindahan alamnya, Danau Tambil memiliki keanekaragaman seperti hutan lebat yang mengelilinginya, ratusan varian burung, serta sejumlah spesies endemik yang hidup di danau.

"Objek wisata ini juga berguna untuk pendidikan, kalau kita keliling, pohon pohon di sini sudah diberi label. Kami juga punya beberapa jenis anggrek, antara lain jenis endemik kantong semar, yang sengaja dikoleksi untuk pengunjung," tutur Jusman.

Menurut Jusman, Balai TNLL telah membuat rencana induk terkait pembenahan dan pembangunan fasilitas wisata pendidikan di Danau Tambing ini yang diharapkan dapat menunjang aktivitas wisata bagi pengunjung.Pemandangan wisata yang masih asri, serta sejumlah flora dan fauna yang ada di Danau Tambing ini menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung. 

"Biasanya setiap akhir pekan, Danau Tambing ramai dengan pengunjung yang berkemah, dengan tujuan menikmati suhu dingin yang hampir mencapai 15 derajat celcius," ujarnya.

Waktu pagi hari sangat dinantikan oleh pengunjung Danau Tambing karena di waktu ini, kepulan kabut akan menyelimuti permukaan danau. Nuansa alam yang indah ini, menjadi bonus untuk mereka yang berkemah di Danau Tambing. Di Danau Tambing juga terdapat sejumlah habitat yang dilindungi, semunya dijamin terlindung dari tangan penjarah. Danau Tambing yang luasnya kurang lebih lima hektare ini menjadi sumber air bagi kehidupan hayati tropis. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar