Jakarta, Indonesia | Saturday, 24-08-2019

NEWS UPDATE

IGRS Bantu Orangtua Tentukan Game yang Pantas Buat Anak-Anak

GRY | Rabu,17 Jul 2019 - 18:30:27 WIB

Ilustrasi gambar/foto ist

Jakarta, CityPost - Game yang dikembangkan oleh developer tidak semuanya cocok untuk seluruh usia. Game-game tertentu yang kental dengan nuansa kekerasan dan konten seksual, tentu tidak cocok untuk dimainkan oleh anak-anak.

Mungkin banyak orang yang belum mengetahui, berdasarkan peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia nomor 11 tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik, Indonesia memiliki IGRS (Internet Game Rating Indonesia).

IGRS membagi kelompok usia mulai dari 3+, 7+, 13+, 18+ dan semua usia. Klasifikasi berdasarkan kategori konten seperti rokok, minuman keras, dan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya, kekerasan, penggunaan bahasa, hingga interaksi daring (dalam jaringan).

Dengan rating yang telah terdaftar di situs IGRS, orangtua bisa memeriksa apakah game yang akan dimainkan anak sesuai dengan usia anak. Umumnya, game-game yang terdaftar di IGRS merupakan game karya developer lokal.

Beberapa developer lokal yang telah terdaftar di IGRS seperti Digital Happiness dengan game DreadOut, Educa Studio dengan Marbel Belajar Angka serta Agate dengan game Dungeon Chef.
 
Diharapkan akan lebih banyak developer game lainnya yang berpartisipasi di dalam database IGRS. Proses yang dilalui developer untuk bisa mendaftarkan game mereka di IGRS diharapkan pula semakin dipermudah, sehingga membantu orangtua mengawasi jenis permainan yang dimainkan oleh anak.

"Itu PR pemerintah untuk bagaimana mendaftarkan dengan mudah. Jangan kita juga membuat aturan yang membuat mereka susah," kata Deputi Infrastruktur BEKRAF, Hari Santosa Sungkari di sela acara Bekraf Game Prime 2019 di Jakarta.

Dalam situs IGRS, terungkap bahwa untuk melakukan klasifikasi dalam IGRS tidak dikenakan biaya.

Tujuan dari IGRS ialah membantu penyelenggara dalam memasarkan produk Permainan Interaktif Elektronik sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dan membantu masyarakat termasuk orangtua dalam memilih Permainan Interaktif Elektronik yang sesuai dengan kelompok usia. (GRY/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar