Jakarta, Indonesia | Tuesday, 10-12-2019

NEWS UPDATE

Seskoal - US Naval War College Gelar Kursus Singkat

RWS | Selasa,30 Jul 2019 - 13:17:33 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) bekerja sama dengan pihak US Naval War College menggelar First Navy Flag Officers Course Programme (FOCP), ini adalah program kursus singkat eksekutif bagi para Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut. FOCP diselenggarakan mulai 29 Juli hingga Agustus 2019 di Gedung Jos Soedarso Seskoal, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

“Ke depan Flag Navy Officers Course dapat diselenggarakan dengan melibatkan tidak hanya Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut, namun juga Perwira Tinggi Angkatan Laut di lingkup ASEAN," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji lewat siaran pers yang diterima dari Dinas Penerangan Angkatan Laut, Senin (29/7).

Siwi menjelaskan, FOCP merupakan inisiatif dan inovasi yang diperlukan oleh organisasi yang dapat memperkaya sudut pandang yang dimiliki oleh segenap Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut dalam memandang dan menyikapi perkembangan lingkungan strategis.

"Hal ini untuk menunjukkan bahwa TNI Angkatan Laut dalam pelaksanaan tugas diplomasi angkatan lautnya, mampu bertindak sebagai Regional Leader untuk merangkul seluruh angkatan laut lingkup regional," ujanya.

FOCP baru pertama kali dilaksanakan oleh TNI AL dan juga Amerika Serikat (AS) dengan mendatangkan delegasi yang cukup besar sekitar 40 orang. Siwi juga menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo telah menekankan untuk mengembangkan pendekatan baru terhadap setiap permasalahan dalam pemecahan.

"Terutama dalam era persaingan antara bangsa yang sangat kompetitif," tembahnya.

Commander Carrier Strike Group 10, RDML John Meier mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat kerjasama dengan TNI Angkatan Laut. Menurutnya,  Indonesia adalah negera muslim terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau dan merupakan perairan terpenting dunia.

"Indonesia memainkan peran penting dalam perekonomian dunia," ujarnya. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar