Jakarta, Indonesia | Sunday, 08-12-2019

NEWS UPDATE

Pelantikan Jokowi Diwarnai Tuntutan Keluarga Korban Aksi

Hen | Senin,21 Okt 2019 - 20:36:57 WIB

Momen saat jenazah mahasiswa Universitas Halu Oleo akan dimakamkan di Sultra/foto ist

Kendari, CityPost – Proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin diwarnai dengan adanya tuntutan keadilan dari keluarga korban penembakan Mahasiwa Halu Oleo yang tewas pada saat aksi unjuk rasa menolak RKUHP dan RUU KPK berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

Orang tua Himawan Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas ditembak aparat keamanan saat melakukan aksi unjuk rasa berharap pihaknya mendapatkan keadilan. Harapan itu disampaikan oleh La Sali selaku orangtua Almarhum Randi.

La Sali (48) Ibunda Almarhum Randi mengatakan pihak keluarga masih trauma sejak Randi meninggal dunia. Bahkan mereka masih enggan mengangkat telepon untuk membahas kematian anaknya. Dia hanya mengatakan dan berharap kepada Presiden Joko Widodo untuk bisa segera mengusut dan menangkap pelaku penembakan putranya.

“Harapan saya sebagai orangtua korban kepada Presiden Jokowi yang dilantik hari ini untuk segera menuntaskan dan menemukan pelaku penembakan anak saya agar diproses secara hukum yang berlaku,” ungkap La Sali pada Senin (21/10).

La Sali juga meminta pihak kepolisian untuk transparan dalam menangani proses tewasnya Randi yang ditembak oleh aparat saat bentrokan unjuk rasa terjadi. Menurutnya, sejak meninggalnya Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) hingga kini belum ada satupun yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Polisi sangat lambat mengungkap kasus ini, karena sampai saat ini belum ada yang diungkap siapa pelaku penembakan,” ungkap La Sali.

Hal senada juga diungkapkan oleh orangtua Muhammad Yusuf. Endang (40). Kendati dia mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anaknya, namun harapan penangkapan pelaku masih terus terbersit dibenaknya. Dia berharap kasus meninggalnya M Yusuf bisa segera dituntaskan dan diungkap.

“Saya titip menyuarakan keadilan untuk anak saya. Seandainya anak saya masih bersuara, dia sudah sampaikan bahwa ini pembunuhnya,” tegasnya. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar