Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-07-2019

NEWS UPDATE

BMKG: Masih Ada Potensi Tsunami Selat Sunda Terjadi Kembali

AL | Sabtu,12 Jan 2019 - 18:10:07 WIB

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut masih ada potensi tsunami terjadi kembal di Selat Sunda.

"Sedikitnya terdapat tiga sumber tsunami di Selat Sunda, yakni Kompleks Gunung Anak Krakatau, Zona Graben dan Zona Megathrust," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhamad Sadly dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (12/1).

Sadly menjelaskan, Kompleks Gunung Anak Krakatau terdiri atas Gunung Anak Krakatau, Pulau Sertung, Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Gunung serta ketiga pulau tersebut tersusun dari batuan yang retak-retak secara sistemik akibat aktivitas vulkano-tektonik.

Akibatnya, kompleks tersebut rentan mengalami runtuhan lereng batuan atau longsor ke dalam laut dan berpotensi kembali membangkitkan tsunami.

Begitu pula dengan Zona Graben yang berada di sebelah barat-barat daya Kompleks Gunung Anak Krakatau juga merupakan zona batuan rentan runtuhan lereng batuan (longsor) dan berpotensi memicu gelombang tsunami. Selain itu, Zona Megathrust termasuk pula sebagai wilayah yang berpotensi membangkitkan patahan naik pemicu tsunami.

Karena itulah, hingga saat ini BMKG tetap memantau perkembangan kegempaan dan fluktuasi muka air laut di Selat Sunda. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai zona bahaya dengan radius 500 meter dari bibir pantai yang elevasi ketinggiannya kurang dari lima meter. Untuk mengantisipasi beredarnya informasi sesat dan bohong mengenai kondisi Selat Sunda, BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan cek dan cek silang informasi melalui kanal-kanal resmi milik BMKG. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar