Jakarta, Indonesia | Wednesday, 17-07-2019

NEWS UPDATE

Krisis Perpecahan Uni Eropa Menguat

RWS | Rabu,19 Sept 2018 - 09:59:10 WIB

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban/foto ist

CityPost – Uni Eropa saat ini dihadapkan dengan krisis perpecahan usai masalah migrasi dan sejumlah kebijakannya mencuat dan bertolak belakang dengan beberapa negara anggotanya. Salah satunya Hongaria terkait dengan sistem kebijakan penjagaan perbatasan.

Kabarnya banyak pesan terselubung yang disampaikan oleh negara-negara yang berada diperbatasan seperti Italia dan Hongaria. Disebutkan pemerintahan negara-negara itu acap kali menyalahkan pihak Uni Eropa terkait munculnya krisis migran yang belakangan ini santer dan terus meningkat.

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban mengatakan saat ini pihaknya menanggapi dengan keras usulan Uni Eropa terkait pasukan keamanan yang akan ditempatkan diperbatasan. Hal itu disampaikannya dihadapan parlemen pada Senin lalu.

Orban menegaskan, Hongaria saat ini lebih sanggup melindungi perbatasannya ketimbang negara lain dalam Uni Eropa atau organisasi internasional yang ada. Dasar itulah yang saat ini dijadikan Hongaria tidak akan melepaskan hak mereka untuk menjaga perbatasannya sendiri.

Sementara itu, seorang analis Leopold Traugott dari kelompok Open Europe menyatakan, saat ini kelompok kiri dan kanan di Uni Eropa tengah terpecah menyangkut permasalahan migrasi.

“KTT itu adalah perjuangan antara kelompok progresif yang ingin terus membuka Eropa bagi pencari suaka, dan kelompok garis keras yang ingin membangun tembok atau membentengi Eropa,” tukasnya.

Diketahui, nantinya dalam KTT tersebut akan dilakukan pembahasan mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional, kabarnya jika nantinya  tidak ada kata sepakat terkait Brexit maka perekonomian Inggris akan merugi. (RWS/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar