Jakarta, Indonesia | Tuesday, 10-12-2019

NEWS UPDATE

Ratusan Dosen UGM Tolak Revisi UU KPK

Hen | Senin,09 Sept 2019 - 17:04:29 WIB

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Revisi UU KPK saat ini sudah mulai disoroti banyak pihak, mulai dari publik, pengamat politik sampai pihak akademisi. Hampir rata-rata dari mereka mengaku menolak adanya Revisi UU lembaga antirasuah tersebut.

Seperti halnya yang dilakukan ratusan dosen dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang beramai-ramai ikut menandatangani petisi penolakan Revisi UU KPK, UU No. 30 Tahun 2002 tentang KPK jika direvisi menurut mereka sama saja dengan melemahkannya.

Petisi penolakan itu menurut Guru Besar Fakultas Hukum UGM Sigit Riyanto dibuat pada Sabtu (7/9) malam hingga pagi hari dan sejauh ini sudah ditandatangni oleh 207 Dosen UGM.

“itu spontanitas dari semua teman-teman, prihatin atas situasi yang terjadi. Itu (petisi) dibuat secara kebersamaan saja, dari UGM sudah ada 207 Dosen,” ungkap Sigit pada Senin (9/9) hari ini.

Sigit menjelaskan bahwa upaya itu dilakukan pihaknya usai melihat Revisi UU KPK dipenuhi oleh pasal-pasal yang kedepannya bakal melemahkan fungsi kinerja KPK itu sendiri. Seperti pembentukan dewan pengawas, independensi KPK terancam, sumber penyelidik dan penyidik yang dibatasi, hingga perkara yang mendapat perhatian masyarakat tidak lagi menjadi kriteria.

Bahkan kata Sigit tidak menutup kemungkinan petisi akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Kendati demikian, Sigit belum menjelaskan kapan tepatnya petisi bakal diserahkan. Dia hanya mengatakan petisi bakal dilayangkan sebelum Jokowi merespon Revisi UU KPK.

“Ada beberapa kemungkinan kalau memang kita harus menyerahkannya ke presiden. iya. Itu juga kita ingin sampai ke publik,” tegasnya. (Hen/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar