Jakarta, Indonesia | Thursday, 24-10-2019

NEWS UPDATE

Wali Kota Pasuruan Terima Suap Melalui `Trio Kwek-Kwek`

AL | Jumat,05 Okt 2018 - 14:45:01 WIB

Wali Kota Pasuruan 2016-2021 Setiyono.foto.ist

Jakarta, CityPost - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyampaikan bahwa Wali Kota Pasuruan 2016-2021 Setiyono diduga menerima suap melalui orang-orang dekatnya yang memiliki sebutan `Trio Kwek-Kwek`.

"Diduga proyek-proyek di lingkungan Pemkot Pasuruan telah diatur oleh wali kota melalui tiga orang dekatnya menggunakan istilah Trio Kwek-Kwek dan ada kesepakatan `commitment fee` rata-rata antara 5-7 persen untuk proyek bangunan dan proyek pengairan," kata Alexander Marwata dalam konferensi pers di KPK Jakarta, Jum`at (5/10/18).

Setiyono telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah dan janji terkait proyek-proyek di lingkungan pemerintah kota Pasuruan setelah diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang dilakukan di Pasuruan pada Kamis (4/10/18). ]

Alex mengungkapkan, Setiyono diduga menerima 10 persen `fee` dari nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yaitu sebesar Rp2,297 miliar ditambah 1 persen untuk kelompok kerja (pokja) terkait proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) pada Dinas Koperasi dan Usaha Miro di Pemkot Pasuruan dengan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2018.

"Teridentifikasi penggunaan sejumlah sandi dalam kasus ini yaitu `ready mix` atau campuran semen dan "apel" untuk "fee" proyek dan `Kanjengnya` yang diduga berarti Wali Kota," ujarnya.

Pemberian suap terhadap Setiyono dilakukan secara bertahap yaitu pertama, pada 24 Agustus 2018, Muhammad Baqir melakukan transfer kepada Wahyu Tri Harianto sebesar Rp 20 juta atau 1 persen untuk pokja sebagai tanda jadi. Kemudian, CV Mahadir ditetapkan sebagai pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp 2,21 miliar Pada 4 September 2018. Setelah ditetapkan sebagai pemenang, pada 7 Spetember 2018, Muhammad Maqir melakukan setor tunai kepada wali kota Pasuruan Setiyono melalui pihak-pihak perantaranya sebesar 5 persen atau sekitar Rp 115 juta. Sedangkan, sisa komitmen 5 persen lainnya akan diberikan setelah uang muka termin pertama proyek cair. (red/ist)


Komentar Via Website : 0

Nama

Email

Komentar